KEKURANGAN ENERGI KRONIS pada IBU HAMIL

KEKURANGAN ENERGI KRONIS pada IBU HAMIL


Pada umumnya, ketika hamil diawal trimester ibu mengalami mual muntah. Akibat yang bisa ditimbulkan dari mual muntah berlebih yaitu sulitnya berat badan bertambah. Tak jarang ada ibu hamil mengalami penurunan drastis berat badan akibat dari mual muntah yang berlebih.

Penurunan berat badan tersebut ditandai pula dengan menurunnya ukuran lingkar lengan atas(LILA) pada ibu hamil. Ada juga faktor penyakit yang dimiliki ibu sehingga ukuran lilanya kurang dari normal. Lila normal bagi ibu hamil 23,5 cm. Jika ukuran lila kurang dari itu, maka ibu hamil tersebut termasuk KEK.

Ada 4 refrensi pengertian Kurang energi Kronis (KEK):

- Menurut Depkes RI (1994) pengukuran LILA pada kelompok wanita usia subur adalah salah satu cara untuk mendeteksi dini yang mudah dan dapat dilaksanakan oleh masyarakat awam, untuk mengetahui kelompok berisiko Kekurangan Energi Kronis (KEK).
-Kurang Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil adalah kekurangan gizi pada ibu hamil yang berlangsung lama (beberapa bulan atau tahun) (DepKes RI, 1999).
- Risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) adalah keadaan dimana remaja putri/wanita mempunyai kecenderungan menderita KEK ( Arismas,2009).
- Ibu KEK adalah ibu yang ukuran LILAnya < 23,5 cm dan dengan salah satu atau beberapa kriteria sebagai berikut :
a. Berat badan ibu sebelum hamil < 42 kg.
b. Tinggi badan ibu < 145 cm.
c. Berat badan ibu pada kehamilan trimester III < 45 kg.
d. Indeks masa tubuh (IMT) sebelum hamil < 17,00
e. Ibu menderita anemia (Hb < 11 gr %) (Weni, 2010).

🍪 Apa penyebab KEK pada ibu hamil?

KEK pada ibu hamil, disebakan oleh

- Ibu hamil dengan kekurangan asupan karbohidrat, protein, dan zat besi kemungkinan besar akan mengalami KEK.
- Ibu hamil menderita penyakit.
- Kondisi sistem imun ibu hamil menurun, sedangkan sistem metabolisme semakin meningkat juga akan menyebabkan ibu hamil menderita KEK.
- Kurangnya pendidikan atau informasi bagi ibu hamil
Ibu hamil seharusnya melengkapi pengetahuannya tentang berbagai informasi mengenai bermacam-macam sumber gizi dan manfaatnya bagi kesehatan ibu hamil dan janin. Dengan begitu akan tumbuh kesadaran ibu hamil untuk menjaga dan merawat kehamilannya dengan memenuhi kebutuhan gizi tiap harinya.
- Jarak kehamilan yang terlalu dekat
Jarak kehamilan yang terlalu dekat merupakan faktor yang cukup signifikan sebagai penyebab KEK. Hal ini dikarenakan energi ibu hamil akan terkuras untuk merawat buah hatinya yang besar, sedangkan kondisi kehamilannya menyebabkan mudah letih sehingga mengalami KEK.
-Sosial ekonomi ibu hamil
Ibu hamil dengan latar belakang ekonomi rendah akan merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan gizinya karena ketidakmampuannya membeli berbagai bahan makanan sumber gizi. Karena itu, ada kecenderungan untuk tidak memperhatikan asupan gizi tersebut.
- Usia ibu hamil
Ibu hamil yang berusia kurang dari 20 tahun cenderung berisiko mengalami KEK. Hal ini dikarenakan ibu hamil dengan usia muda masih membutuhkan asupan gizi untuk pertumbuhan. Dengan begitu, ada persaingan dalam mendapatkan nutrisi antara ibu hamil dan janinnya.

🍪 Apa ciri-ciri atau tanda-tanda ibu hamil dengan gangguan KEK?

Ciri-ciri ibu hamil KEK adalah

1 . Badan terasa lemah, lemas, lesu, letih
2. Wajah pucat
3. Berat badan sulit bertambah
4. Ukuran lingkar lengan atas (LILA) kurang dari 23,5 cm
5. Anemia

🍪 Apa saja risiko KEK pada ibu hamil dan janinnya?

Resiko yang bisa terjadi pada ibu hamil KEK adalah

1. Bayi lahir dengan berat rendah (kurang dari 2500 kg)
2. Bayi lahir prematur (kurang dari usia kehamilan 37 minggu)
3. Keguguran janin
4. Proses persalinan yang sulit
5. Perdarahan post-partum pada ibu hamil
6. Operasi caesar
7. Bayi lahir mati
8. Bayi lahir dengan cacat bawaan

🍪 Bagaimana cara mengatasi KEK pada ibu hamil?

Cara mengatasi KEK yaitu

1. Mengonsumsi makanan yang mengandung kalori, seperti nasi, kentang, ubi, singkong, dll.
2. Mengonsumsi makanan yang mengandung protein, seperti telur, ikan, daging, kacang-kacangan, susu, dll.
3. Mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti sayuran hijau, protein hewani (daging, susu, telur) dan lengkapi dengan buah.

Untuk menghindari KEK,ibu hamil wajib memenuhi gizi seimbang yang sangat diperlukan oleh tubuh. Dengan gizi nomal, diharapkan bunda akan melahirkan bayi yang sehat, cukup bulan, dan berar badannya normal.

Semoga bermanfaat 😉

Bidan Oveeta_29
Ibudananak
BNBN