INFEKSI SALURAN KENCING (ISK) pada ANAK



INFEKSI SALURAN KENCING (ISK) pada ANAK



Gangguan buang air kecil pada anak, yang lazim terjadi adalah infeksi saluran kencing/kemih (ISK).

 √ Gejala awal anak terserang ISK yaitu

1. Sering pipis tapi urine-nya sedikit
2. Anak tampak kesakitan atau rewel saat kencing
3. Warna urine yang keruh

Penyebab ISK antara lain adalah

1. Seringnya menahan kencing
2. Popok yang terlalu kotor dan jarang diganti
3. Pada anak laki-laki, fimosis meningkatkan risiko infeksi(Fimosis adalah kondisi dimana preputium/kulup pada penis yang terlalu sempit sehingga tidak bisa ditarik ke belakang).
4. Gangguan frekuensi juga cukup sering ditemukan, pada saat lahir bayi berkemih karena refleks.

√ Beberapa tips yang bisa dilakukan agar anak terhindar dari ISK antara lain:

1. Banyak Minum air Putih.

Pastikan anak tidak kurang minum air putih. Hal itu dapat menyebabkan bahaya untuk anak, karena kekurangan cairan akan menghambat pengeluaran air seni.

2. Mengganti popok lebih sering

Saat popok sudah penuh namun terlalu lama tidak diganti dapat meningkatkan jumlah bakteri bersarang di saluran kemih.

3. Jangan Menahan Kencing.

Mengajarkan pada anak untuk tidak menahan kencing, dan segera pergi ke kamar mandi jika terasa ingin kencing. Urin yang terjebak di kandung kemih terlalu lama akan menjadi sarang yang baik untuk bakteri penyebab ISK tumbuh.

4. Menjaga sanitasi organ genital.

Baik anak laki-laki maupun perempuan, biasakan untuk cebok dari arah depan ke belakang agar bakteri dari anus tidak terbawa ke organ genital.

5. Kateteritasi yang tepat.

Jika anak perlu dikateter, perlu penerapan kateter yang benar, bagaimana posisinya, cara pemasangan dan lamanya kateter terpasang agar tidak sampai melukai saluran kemih dan menyebabkan infeksi.

6. Menghindari penggunaan sabun pada kelamin.

Sabun dapat menyebabkan iritasi pada organ kelamin karena area tersebut lebih sensitif. Jika iritasi terjadi maka bakteri dan jamur akan lebih mudah menyerang dan menyebabkan infeksi saluran kemih.

7. Menggunakan pakaian dalam katun.

Baik anak laki-laki maupun perempuan sebaiknya diberikan pakaian dan pakaian dalam yang berbahan katun. Kain dengan bahan nilon akan memperbesar peluang bakteri untuk berkembang biak.

Saat anak sudah terlanjur mengalami infeksi saluran kemih, orang tua harus membawa anak ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Semoga bermanfaat 😉

Bidan Oveeta_29
Dokteranak
Nakita