BAHAYAKAH PERAWATAN RAMBUT KETIKA HAMIL????


BAHAYAKAH PERAWATAN RAMBUT KETIKA HAMIL????

   Minggu pagi, ketika car free day di alun-alun kota. Dari banyaknya kerumunan orang-orang, ada seorang wanita yang berhasil membius mata saya. Tatapan saya dibawa fokus kepadanya. Warna rambut yang pinkki, lurus, terkesan di smoothing karena tampak halus dan lembut dari radius kurang lebih 2 meteran.
Pandangan saya tergelitik, ada yang lain dengan wanita tersebut. Ternyata wanita tersebut sedang hamil, dan menurut perkiraan kasat mata saya umur kehamilannya sekitar 8 bulan.
Kita tahu, bagi kaum hawa memperindah rambut dan menciptakan style baru, bagi sebagian pengakunya mampu meningkatkan kepercayaan diri. Sosok wanita sangat menyukai keindahan. Dan selalu ingin tampil cantik dalam keadaan hamil sekalipun. Tetapi, sebenarnya bagi wanita hamil boleh gak ya melakukan perawatan rambut???
 Cat Rambut
Hal-hal yang bisa dialami wanita hamil ketika memakai cat rambut:
1. Memicu pusing dan mual karena aroma menyengat dari cat rambut itu sendiri
2. Zat kimia yang ada dalam cat rambut dapat meresap ke dalam kulit kepala kemudian masuk dalam aliran darah. Hal ini bisa memberikan efek negatif pada janin.
3. Alergi cat rambut. Beberapa kandungan kimia dalam cat rambut seperti parafelendiamina(PPD) bisa mendatangkan alergi. Seperti: merah pada kulit kepala, melepuh, dermatitis, demam, mual, bengkak pada mata.
4. Memicu kanker. Dalam jangka panjang karena kandungan zat kimia berbahaya yang ada dalam cat rambut, seperti para-fenilendiamina (PPD) atau coal-tar, kalau timbal asetat, dan amina sekunder disinyalir dapat memicu terkadinya kanker.
Jenis kanker yang sering ditimbulkan adalah
- kanker kandung kemih
- kanker payudara
- kanker darah
- leukimia
- limfoma non hodgkin(kanker yang menyerang sistem limfatik)
5. Terganggunya kesehatan rambut (kering,kasar,kusam,rontok).
Namun demikian, tinjauan atas berbagai jenis studi yang dimuat dalam jurnal Cancer Causes and Control sendiri menyimpulkan tidak adanya hubungan langsung antara penggunaan cat rambut secara individual dengan kanker kandung kemih.
 Hal-hal yang harus diperhatikan jika ibu hamil tetap ingin melakukan cat rambut adalah
1. Hindari trimester 1 (0-12 minggu)
Jika tidak mendesak, sebaiknya hindari mewarnai rambut saat hamil trimester awal. Masa ini adalah merupakan masa sensitif dimana janin masih sangat rentan terhadap pengaruh dari luar. Cat rambut yang mengenai kulit kepala dapat masuk ke pori-pori dan ikut aliran darah di dalam tubuh. Walaupun jumlah zat kimia yang diserap sangat sedikit dan tidak cukup banyak menciderai janin. Tetapi bahan kimia tersebut dapat terlacak pada air kencing.
2. Gunakan cat rambut berbahan alami atau rendah amoniak
Sebaiknya bila Bunda hamil dan ingin mewarnai rambut, gunakanlah cat rambut yang berbahan alami seperti Henna. Yaitu cat rambut yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.
3. Sarung tangan dan ventilasi udara (bila melakukan sendiri)
Gunakanlah sarung tangan untuk menghindari kontak langsung dengan bahan kimia pewarna rambut. Bukalah jendela selagi mengecat rambut agar sirkulasi udara lebih baik. Bau cat pewarna rambut yang keras dapat menambah rasa mual dan pusing.
4. Hindarilah kontak dengan kulit kepala
Highlight rambut lebih disarankan dibandingkan dengan mewarnai seluruh rambut, saat hamil. Hal ini dikarenakan area yang terpapar pewarna lebih sedikit dan berada 1-2 cm diatas kulit kepala. Dengan demikian, kontak langsung dengan kulit kepala selama proses pengecatan dapat dihindari.
5. Jangan terlalu sering melakukan cat rambut
Jadi, walaupun mewarnai rambut saat hamil boleh. Bunda tetap harus berhati-hati dalam melakukannya. Dan fikirlah matang-matang sebelum melakukannya.
Semoga bermanfaat 
Bidan Oveeta_29
BNBG