SUDAH SESUAIKAH POSISI BUNDA SAAT MENYUSUI SANG BUAH HATI???


SUDAH SESUAIKAH POSISI BUNDA SAAT MENYUSUI SANG BUAH HATI??? 


Menyusui bagi banyak bunda mengatakan mudah, karena memang mereka tau teknihnya yang benar. Namun, ada beberapa bunda yang masih merasa kesulitan dalam menyusui. Dan akhirnya muncul rasa putus asa. Sehingga pemakain dot dijadikan alternatif penyelamat.

Pada dasarnya ada beberapa posisi untuk menyusui bayi. Semua posisi bisa disesuaikan dengan umur bayi, kemampuan bayi menghisap ASI, kenyamanan bunda dalam memberikan ASI dan kerjasama yang baik antara bunda dan bayi.  Beberapa cara menyusui berdasarkan posisi menyusui :

1. Menyusui Sambil Duduk

- Gunakan bantal untuk menopang punggung bunda, angkatlah lutut bunda sehingga bisa menyilangkan salah satu kaki ke sisi kaki yang lain.
- Gunakan bantal pada bagian bawah bayi sehingga lengan bunda tidak terlalu tegang saat memegang posisi bayi.
- Taruh bagian perut bayi diatas dada bunda sehingga mulut bayi bisa menggapai bagian puting payudara bunda.
- Setelah sesuai maka usahakan posisi tubuh bunda tetap santai sehingga bayi juga tetap nyaman.

2. Menyusui dengan posisi membuai bayi

- Gunakan kursi atau bantalan untuk menopang bagian punggung bunda.
- Tempatkan kepala bayi pada bagian lekukan lengan Bunda sehingga mulut bayi sesuai dengan posisi puting payudara.
- Gunakan sisi tangan yang lain untuk memegang bagian pantat bayi.
- Satukan tangan kanan dan tangan kiri bunda untuk menarik tubuh bayi agar lebih dekat dengan dada bunda.
- Usahakan perut bayi melekat dengan perut bunda, sementara bagian pinggul dan bahu bayi lurus.

Posisi ini disarankan untuk:

- Posisi menyusui ini sangat baik untuk bunda yang melewati proses melahirkan normal baik saat melakukan IMD (inisiasi menyusui dini) maupun setelah bunda mulai pulih. Namun posisi ini sering dianggap sulit karena bunda harus membuat bayi menggapai posisi puting payudara. Posisi ini sangat baik untuk bayi yang berusia satu bulan ke atas ketika bayi sudah bisa memiliki otot leher yang lebih kuat.
 - Posisi ini tidak sesuai untuk bunda yang menjalani persalinan caesar karena posisi bayi menekan perut berlebihan sehingga bunda tidak nyaman dan rentan untuk melukai bekas operasi.

3. Menyusui dengan posisi membawa bola 

- Gunakan kursi atau bantalan untuk menopang bagian punggung bunda.
- Gunakan bantal untuk menopang tubuh bayi dan letakkan bayi diatas bantal.
- Letakkan kepala bayi disisi bagian bawah tangan bunda (pilih salah satu sisi sesuai dengan sisi payudara yang akan digunakan untuk menyusui)
- Letakkan satu lengan untuk menopang kepala bayi dan membawa mulut bayi dekat sampai ke puting payudara.
- Gunakan sisi tangan yang lain untuk memegang payudara agar bayi tidak tersedak.

Posisi ini disarankan untuk:

- Posisi ini sangat baik untuk bunda yang baru melahirkan caesar karena posisi ini bisa membuat bayi tidak mengenai bagian bekas operasi.
- Posisi ini sangat baik untuk bayi lahir dengan berat badan rendah sehingga biasanya mulut bayi sulit untuk menempel pada bagian puting payudara bunda.
- Posisi ini juga sangat baik untuk bunda yang memiliki payudara besar dengan puting datar sehingga bayi lebih mudah menghisap ASI.
- Posisi ini sangat baik untuk bunda yang melahirkan kembar sehingga bisa menyusui bayi bersamaan.

4. Menyusui sambil tidur miring satu sisi 

- Bunda berbaring pada salah satu sisi payudara dimana bunda ingin menyusui bayi.
- Tempatkan kepala bunda pada bantal dengan posisi yang lebih tinggi
- Tempatkan posisi bayi pada sisi payudara yang berada dibagian bawah sehingga bayi sangat dekat dengan puting payudara.
- Gunakan lengan bagian bawah bunda untuk menopang kepala bayi dan membawa mulut bayi dekat ke arah payudara.
- Gunakan sisi tangan bunda yang lain untuk membantu bayi mendapatkan posisi puting payudara yang tepat sehingga bayi bisa menghisap ASI dengan baik.

√ Posisi ini disarankan untuk:

- Posisi ini sangat baik untuk bunda yang menjalani persalinan normal dan bisa digunakan untuk menyusui pada malam hari.
- Bunda yang menjalani persalinan caesar baru bisa mencoba posisi menyusui ini jika luka operasi sudah sembuh agar lebih aman.

Tips Menyusui untuk Semua Posisi Menyusui :

1. Bunda harus merasa nyaman.

Ketika bunda menyusui maka buat tubuh bunda merasa sangat nyaman.

 Cara ini bisa dilakukan dengan:

- Gunakan bantal yang bisa mendukung bagian punggung bunda .
- Bersandar di kursi yang lembut sehingga tubuh nyaman.
- Mengangkat kaki ke meja yang sejajar dengan posisi duduk bunda.
- Menggunakan ganjalan untuk kaki sehingga tubuh bunda tidak terlalu membungkuk.
- Gunakan bantal atau selimut untuk menopang lengan bunda sehingga tidak terlalu lelah ketika       
   menyusui.
- Apapun posisi yang ingin bunda gunakan maka pastikan bahwa tubuh bayi bunda dekat dengan
   payudara dan dada bunda sehingga bunda dan bayi sangat nyaman.
- Selalu usahakan untuk memegang payudara dan menopang payudara ketika sedang menyusui.
-  Ingat bahwa ketika bunda menyusui maka ukuran payudara akan menjadi lebih besar dan lebih
    berat. Karena perubahan ini maka bunda bisa menopang payudara dengan menempatkan empat 
    jari  dibagian bawah payudara dan satu jari atau ibu jari pada bagian atas.
- Jaga jarak jari setidaknya keluar dari areola sehingga mulut bayi tidak mengenai jari bunda. Posisi
   ini seperti cara memerah ASI dan cara memerah ASI dengan tangan.
- Selalu topang berat badan bayi bunda dengan bantal atau lengan.
- Ketika bunda menyusui maka jangan lupa untuk menggunakan penopang agar badan bayi menjadi
   lebih nyaman.
- Bunda bisa menggunakan tangan, bantal, atau selimut untuk menopang bagian leher, kepala, punggung, pinggul dan kaki bayi.

Cara ini untuk mempertahankan posisi tidur bayi yang baik.

2. Posisi bayi yang benar saat menyusui sangat penting untuk pembentukan postur tulang bayi bunda. Jadi pastikan penopang berat badan bayi terletak di tempat yang sesuai.

Jika bunda menyusui bayi yang baru lahir maka gunakan bedong agar bayi lebih nyaman saat disusui. Usahakan untuk menyusui dengan berbagai posisi yang berbeda. Bunda bisa mencoba berbagai posisi menyusui sehingga bunda bisa menemukan posisi yang nyaman. Selain itu cara ini juga bisa membantu agar tubuh bayi tidak mendapatkan tekanan pada satu bagian tubuh saja. Usahakan ketika menyusui maka ganti sisi payudara secara berkala. Cara ini akan mengurangi rasa bengkak dan sakit pada satu sisi payudara yang jarang digunakan untuk menyusui. Ini adalah salah satu cara memperbanyak ASI secara alami.

3. Usahakan untuk menyusui sambil bersantai.

 Menyusui membutuhkan ketenangan jadi ketika bunda menyusui maka nikmati setiap waktu menyusui, tetap minum banyak cairan selama menyusui dan hindari semua pemicu stres. Bunda sebaiknya jangan takut dengan rasa sakit yang sering terjadi saat menyusui. Menyusui bisa menjadi hubungan yang menantang antara bunda dan bayi. Jadi ketika bunda menyusui maka perasaan gembira dan menyenangkan harus terus dikembangkan secara alami. Sakit pada puting payudara adalah kondisi yang sangat normal dan ini akan membuat bunda semakin pintar untuk menyesuaikan.

4. Gunakan pompa ASI saat diperlukan.

Ketika bunda merasa memiliki waktu yang terbatas untuk memberikan ASI secara langsung, maka jangan segan untuk menggunakan pompa ASI. Cara ini bisa membantu bayi tetap mendapatkan ASI dan produksi ASI bunda juga lancar.

Jadikanlah menyusui, momen terindah dalam kehidupan bunda dan buah hati. Meski kelak dewasa ia tidak ingat akan hal itu, namun rasa cinta yang mengalir dari tiap tetes ASI yang ada ditubuhnya, adalah ikatan sayang yang sampai kapanpun akan ia rasakan.

BACA :
              CARA MEMERAH dan MENYIMPAN ASI
             
               10 MANFAAT ASI EKSKLUSIF

              Kenali DIFTERIA
 Semoga bermanfaat 😉

Bidan Oveeta_29
Alodokter
Hamil