Pil KB,PIL KOMBINASI


Pil KB ,PIL KOMBINASI
Gak minum, takut hamil. Tiap minum, kepala pusing, mual kayak orang nyidam. Pakai Kb 3 bulan takut gemuk. Susah yaa....
Setiap hal pasti ada ilmunya, jadi sebelum kita mantapkan pilihan sebaiknya dipelajari dulu. Setidaknya setelah kita tau, kita akan lebih siap jika salah satu efek samping KB yang kita pakai terjadi pada diri. Sehingga diharapkan dapat meminimalkan kekhawatiran-kekhawatiran yang kita alami.
 Mengenal Jenis-Jenis pil KB
Pil KB ada banyak macamnya, namun terutama dibagi menjadi dua, yaitu pil KB Kombinasi (mengandung hormon estrogen dan progesteron) dan pil KB tunggal/minipil (hanya mengandung hormon progesteron). Pembahasan kita kali ini akan lebih terfokus pada pil kontasepsi kombinasi.
Mengenai kemasan atau sediaan juga ada dua macam, yaitu satu blister berisi 21 tablet dan 28 tablet.
Kemudian apa beda diantara keduanya?sebenarnya sama saja, 21 tablet merupakan bahan aktif semua, sedangkan yang 28 tablet terdiri dari 21 tablet bahan aktif dan 7 tablet sisanya merupakan bahan tidak aktif disebut plasebo. Fungsinya hanya untuk pengingat agar setiap hari minum.
Cara kerja Pil KB Kombinasi
1. Menekan/ memperlambat ovulasi ( proses pelepasan telur yang telah matang tersebut dari dalam rahim untuk kemudian berjalan menuju tuba falopi untuk dibuahi)
2. Mencegah implantasi ( keadaan endometrium rahim tidak sesuai untuk penempelan)
3. Lendir serviks mengental sehingga sulit dilewati sperma
4. Pergerakan tuba terganggu sehingga tranaportasi telur dengan sendirinya juga terganggu.
Kelebihan dari Pil KB Kombinasi
1. Memiliki efektivitas yang tinggi ( 1 kehamilan per 1000 perempuan dalam tahun pertama penggunaan), dengan catatan jika peminumannya sesuai aturan
2. Resiko terhadap kesehatan kecil
3. Tidak mengganggu hubungan seksual
4. Siklus haid teratur
5. Dapat digunakan dalam waktu lama, sesuai keinginan
6. Dapat digunakan pada wanita usia reproduksi, baik yang sudah punya anak ataupun belum
7. Mudah dihentikan setiap saat
8. Kesuburan segera didapatkan setelah Pil dihentikan
9. Dapat digunakan sebagai kontrasepsi darurat
10. Membantu mencegah :

- kehamilan ektopik
- kanker ovarium
- kanker endometrium
- kista ovarium
- penyakit radang panggul
- kelainan jinak pada payudara
- jerawat
- nyeri saat haid
Kekurangan KB Pil Kombinasi
1. Membosankan karena diminum tiap hari
2. Efek mual, terutama 3 bulan pertama
3. Perdarahan bercak selama 3 bulan pertama
4. Pusing
5. Nyeri payudara
6. Berat badan naik sedikit
7. Berhenti haid(jarang terjadi)
8. Tidak boleh diminum untuk ibu yang menyusui (terutama ASI Ekaklusif)
9. Ada beberapa wanita(sebagian kecil) dapat timbulkan depresi, perubahan suasana hati, penurunan keinginan untuk hubungan seks.
10. Dapat meningkatkan tekanan darah dan retensi cairan, sehingga resiko stroke dan gangguan pembekuan darah pada vena sedikit meningkat. Pada perempuan usia >35 tahun dan perokok perlu hati-hati.
11. Tidak mencegah infeksi menular seksual (HBV, HIV/AIDS,dll)
Yang diperbolehkan memakai KB Pil Kombinasi :
Pada prinsipnya hampir semua boleh menggunakan:
1. Usia reproduksi
2. Telah memiliki anak ataupun belum
3. Gemuk atau kurus
4. Mwnginginkan metode KB dengan efektivitas tinggi
5. Setelah melahirkan 6 bulan yang tidak ASI Eksklusif,sedangkan semua cara kontrasepsi yang dianjurkan tidak ada yang cocok
6. Paska keguguran
7. Anemia karena haid berlebihan
8. Nyeri haid yang hebat
9. Siklus haid tidak teratur
10. Riwayat kehamilan ektopik
11. Kelainan payudara jinak
12. Kencing manis tanpa komplikasi pada ginjal, mata, saraf, pembuluh darah
13. Penyakit tiroid, penyakit radang panggul, endometriosis, tumor ovarium jinak
14. Menderita TBC (kecuali yang sedang menggunakan rifampisin)
15. Varices vena
Yang tidak diperbolehkan menggunakan Pil KB Kombinasi
1. Hamil atau dicurigai hamil
2. Menyusui eksklusif
3. Perdarahan pervaginam yang belum diketahui penyebabnya
4. Hepatitis
5. Perokok dengan usia > 35 tahun
6. Riwayat penyakit jantung dan stroke atau TD > 180/110 mmHg
7. Riwayat faktor pembekuan darah atau kencing manis >20 tahun
8. Kanker payudara atau dicurigai kanker payudara
9. Migrain atau gejala neurologik fokal( epilepsi/riwayat epilepsi)
10. Tidak dapat menggunakan pil setiap hari, ceroboh atau pelupa
Cara Mulai Minum Pil KB
Waktu terbaik untuk memulai menggunakan pil KB kombinasi adalah saat terjadinya menstruasi, yaitu pada rentang waktu hari pertama menstruasi sampai hari kelima. Dengan cara seperti ini, maka ketika sudah selesai menstruasi kita akan terlindungi dari kehamilan (kontrasepsi langsung bekerja).
Boleh juga mulai minum pil KB kombinasi kapan saja selain waktu di atas, namun efek kontrasepsi tidak bekerja saat itu juga, sehingga kita harus menggunakan metode kontrasepsi cadangan selama seminggu, misalnya menggunakan kondom untuk suami, kondom wanita, diafragma, dan sebagainya atau tidak melakukan ‘hubungan’ selama seminggu pertama.
Cara Minum Pil KB Sehari-hari
Cara terbaik dalam minum pil KB adalah menggunakan waktu yang sama setiap hari untuk memaksimalkan efektivitasnya. Sebagai contoh jika pertama kali minum jam 8 malam, maka sebaiknya gunakan waktu itu setiap hari. Dengan cara ini, tubuh akan terbiasa menerima dorongan hormonal yang sama secara teratur. Selain itu, dapat membantu agar ibu selalu ingat, terutama jika melakukannya beriringan dengan rutinitas sehari-hari misalnya setiap pagi setelah menyikat gigi atau malam setiap sebelum tidur. Dengan cara ini pula, kita bisa dengan mudah menyetel alarm sebagai alat pengingat.
Bagaimana jika lupa?
Jika lupa jamnya saja sehingga tidak sama, maka boleh tetap minum asalkan tidak lebih dari 12 jam.Jika terlupa 1 hari (24 jam) maka masih boleh minum langsung 2 tablet pada saat Anda ingat.Jika lupa lebih dari 24 jam (1 hari) bisa saja dilanjutkan minum pil KB ketika ingat. Tapi ingatlah bahwa efektifitas pil KB akan berkurang sehingga pada kasus seperti ini diperlukan tambahan metode kontrasepsi lain seperti kondom atau tidak melakukan hubungan selama seminggu pertama.
Hal-hal hal yang perlu diperhatikan
1. Beberapa paket pil mempunyai 28 pil, yang lain 21 pil. Bila paket 28 habis, sebaiknya kita mulai minum pil dari paket yang baru. Jika paket 21 habis, tunggu 1 minggu baru kemudian minum pil dari paket yang baru.

2. Bila terjadi muntah dalam waktu 2 jam setelah menggunakan pil, ambilah pil yang lain atau menggunakan metode kontrasepsi lain

3. Bila terjadi muntah hebat atau diare lebih dari 24 jam, maka bila keadaan memungkinkan dan tidak memperburuk keadaan kita, pil dapat diteruskan

4. Bila muntah dan diare berlangsung 2 hari atau lebih, cara penggunaan Pil mengikuti cara menggunakan pil ketika lupa
Semoga bermanfaat 😉
Bidan Oveeta_29
PanduanPraktisPelayananKB
Mediskus