MUNTAH PADA ANAK


MUNTAH PADA ANAK

Muntah merupakan hal yang mengejutkan sekaligus menakutkan bagi anak. Umumnya, muntah pada anak tidak berbahaya dan dapat berhenti sendiri. Pemicu terjadinya muntah biasanya terjadi karena adanya infeksi saluran cerna atau gastroenteritis. Jangka waktu muntah jenis ini tidak lama dan tidak sering terjadi.

Kita perlu waspada jika muntah terjadi bersamaan dengan gejala lain, misalnya: demam, sakit perut, anak tampak lesu, infeksi saluran nafas, saluran kemih, anemia kronis, leukimia, dan cacingan. Oleh sebab itu, sebaiknya kita harus memberikan perhatian lebih jika si kecil mengalami muntah-muntah.

Pada bayi, muntah lebih sering disebabkan karena terlalu banyaknya udara yang terisap, belum sempurnanya fungsi usus, obstruksi/sumbatan pada 12 jari, refluk esophageal/kembalinya makanan atau minuman dari esofagus.

Hal-hal yang bisa kita lakukan untuk meminimalkan terjadinya muntah pada si kecil adalah

1. Jika bayi kita masih minum ASI, susui dengan posisi yang baik agar bayi dapat menghisap ASI secara benar.

2. Segera melepaskan isapan bayi, jika ia sudah tampak kenyang.

3. Setiap kali selesai menyusu, gendong bayi dengan kepala di atas pundak menghadap belakang. Elus-elus punggungnya sampai bayi bersendawa beberapa kali.

4. Pada anak yang sudah besar, hindari kebiasaan memasukkan tangan ke mulut karena dapat memicu muntah.

5. Jika anak sudah besar, berikan minuman hangat dan makanan yang tidak merangsang, seperti biskuit atau krekers perlahan-lahan untuk memperbaiki kondisi lambung.

Meskipun muntah umumnya merupakan gangguan ringan, tetapi sebaiknya segera periksakan anak ke dokter jika kita menemui beberapa gejala seperti berikut:

1. Muntah bersama dengan perut yang mengeras dan mengeluarkan angin saat muntah, dan muntah yang terjadi setelah anak terbentur kepalanya. Ini kemungkinan menunjukkan gejala adanya gagar otak.

2. Muntah tampak tidak seperti biasanya, berwarna hijau, kuning, kemerahan, atau warna lain yang mencurigakan.

3. Muntah yang menyembur, terutama pada bayi.

Semoga bermanfaat 😉


Bidan Oveeta_29