KEPUTIHAN NORMAL dan TIDAK NORMAL


KEPUTIHAN NORMAL dan TIDAK NORMAL

Semua wanita pasti pernah mengalami yang namanya keputihan. Tidak hanya dikalangan ibu-ibu saja, tapi para remajapun juga merasakannya. Bahkan ada beberapa kasus, usia anak-anakpun, juga ada yang pernah mengalami.
- Keputihan atau Fluor Albus adalah sekresi vaginal yang terjadi pada wanita. pada kalangan wanita sendiri biasanya tak akan merespon atau segera melakukan perawatan-perawatan tertentu setelah meraka merasakan gejala-gejala yang ada pada vagina meraka. memnag benar keputihan bukanlah penyakit yang berbahaya tapi ini untuk jenis keputihan normal. Keputihan sendiri dibedakan mejadi dua jenis yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis).
*Keputihan Fisiologis
Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Keputihan jenis ini biasanya terjadi pada wanita yang setelah/sebelum menstruasi. Kondisi ini terjadi pada saat wanita memasuki masa subur atau pada saat mendapat rangsangan.
*Ciri-ciri keputihan normal adalah:
1.Cairan encer
2.Warna cairan transparan atau bening
3.Cairan tidak lengket
4.Tidak bau Tidak menyebabkan gatal 5.Jumlah cairan yang keluar sedikit
*Penyebab keputihan normal adalah:
1.Ketidakseimbangan hormon
2.Rusaknya keseimbangan biologis dan keasaman (ph) di dalam vagina.
3.Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar
4.Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis (bukan katun), sehingga memudahkan timbulnya jamur pada Miss V
4.Sering menggunakan WC Umum yg kotor
5.Tidak mengganti panty liner
6.Membilas vagina dari arah yang salah, yaitu dari arah anus ke arah depan vagina
7.Sering bertukar celana dalam/handuk dengan orang lain
8.Kurang menjaga kebersihan vagina
9.Kelelahan yang amat sangat
10.Stress
11.Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi
12.Sering membasuh vagina, yang harus dibsuh adalah vulva (bagian yang menggembung) dan bukan vaginanya
13.Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, tidur kurang)
14.Lingkungan sanitasi yang kotor.
15.Sering mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat.
16.Sering berganti pasangan dalam berhubungan sex
17.Kadar gula darah tinggi
18.Sering menggaruk vagina
Jika Anda mengalami keputihan dengan ciri-ciri di atas, tidak perlu panik. Hal ini normal terjadi setiap bulan. Jika Anda merasa tidak nyaman, basuh organ intim dengan air bersih, keringkan dengan handuk bersih dan ganti pakaian dalam Anda. Namun anda tetap harus melakukan perawatan-perawatan tertentu untuk mnecegah keouithan yang anda alamai menjadi keputihan abnormal/ kepuithan patologis.
*Keputihan Patologis
merupakan jenis keputhan yang patut di waspadai. Ini karena keputhan patologis dapat menjadi tanda atua sinyal penyakit pada organ kewanitaan atua daerah Miss V. Jika keputihan patologis tidak segrera ditangani dengan benar dapat menyabbkan penyakit-penyakit baru dan berbahaya pada Miss V, seperti, kista, miom, kanker, dll. Selain itu Bagi ibu hamil, keputihan jenis ini dapat menganggu kesehatan bayi dalam kandungan
*Ciri-ciri keputihan tidak normal adalah:
1.Cairannya kental
2.Biasanya berwarna putih susu, kuning, kehijauan atau keabu-abuan
3.Cairan terkadang lengket
4.Menimbulkan bau tidak sedap
5.Menyebabkan gatal
6.Jumlah cairan banyak dan akan meninggalkan bercak pada pakaian dalam periksalah dengan baik dan benar. Jenis ini bisa menjadi Ciri-ciri Keputihan Yang Berbahaya!
-Keputihan abnormal (patologis) adalah keputihan yang harus diwaspadai karena keputihan jenis ini merupakan tanda bahwa organ reproduksi anda sedang tidak beres. Biasanya keputihan jenis ini memiliki warna yang berbeda-beda, tergantung dari penyakit yang ada didalam Miss V, kadang-kadang berwarna kuning, kehijauan, dan kadang-kadang disertai warna merah darah.
Keluarnya cairan berwarna putih pekat, putih kekuningan, putih kehijauan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, lengket dan kadang-kadang berbusa.
cairan ini mengeluarkan bau yang menyengat.
Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya serta dapat mengakibatkan iritasi pada vagina.
Merupakan salah satu ciri-ciri penyakit infeksi vagina yang berbahaya seperti HIV, Herpes, Candyloma.
*Penyebab keputihan
-Keputihan fisiologi:
1.Infeksi kencing nanah, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
2.Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker.
3.Keputihan akibat jamur Candida albicans, Keputihan jenis ini memiliki ciri-ciri warna putih seperti susu,cairan kental, bau tak sedap dan sangat gatal, terkadang dapat menimbulkan radang pada vagina sehingga kelihatan kemerahan.
4.Keputihan akibat bakteri Vaginosis atau Gardnerella, Keputihan jenis ini memiliki ciri-ciri warna abu-abu, tidak terlalu kental, cairan berbuih, mengeluarkan bau yang amis, dan gatal yang mengganggu.
5.Keputihan akibat parasit Trichomonas vaginalis, Keputihan jenis ini memiliki ciri-ciri warna kehijauan atau kuning, cairan berbuih dan bau amis, tidak menimbulkan gatal, tetapi saat ditekan, vagina akan terasa sakit. keputihan ini dapat ditularkan melalu hubungan seks yang tidak sehat, perlengkapan kamar mandi atau kloset.
6.Keputihan akibat virus, Keputihan jenis ini dapat diakibatkan oleh virus, HIV, Herpes atau Candyloma. keputihan yang diakibatkan oleh jenis ini dapat memicu kanker rahim, pada keputihan herpes biasanya disertai tanda-tanda herpes seperti luka yang melepuh, sedangkan pada keputihan candyloma disertai tanda-tanda candyloma berupa kutil-kutil yang tumbuh di vagina atau rahim. Penyakit herpes atau candyloma terkadang tidak terdeteksi secara dini, karena umumnya tanda-tandanya tidak mudah terlihat, karena muncul di dalam vagina.
*Jenis-jenis Keputihan yang Tidak Normal
-Keputihan yang tidak normal umumnya terjadi karena infeksi. Olaeh karena itu kepuithan jenis ini kadang-kadang memiliki warna yang berbeda-beda. Kondisi seperti ini terkadang dapat menjadi indikasi adanya penyakit tertentu pada organ intim anda.
-Berikut ini adalah beberapa contoh jenis-jenis keputihan yang tidak normal:
1.Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah
Keputihan ini umumnya disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Oleh karena itu warna dari keputihan berwarna coklat dan adang mengandung dara. Keputihan jenis ini walaupun jarang terjadi tetapi tetap harus diwaspadai, karena bisa jadi keputiha ini adalah indikasi dari kanker serviks atau rahim.
2.Keputihan disertai rasa nyeri atau pendarahan
kadang-kadang rasa nyeri juga muncul ketika mengalami keputihan dan biasanya rasa nyeri ini muncul ketika buang air kecil, mengalami pendarahan di liuar siklus haid, atau saat berhubungan seks yang disertai keputihan. beberapa kasus seperti ini dapat mengindikasikan adnaya penyakit seperti gonore dan klamidia pada miss V anda. segra lakukan pencegahan atau temui dokter spesialis masalah seperti ini agar segera mendapatkan penanganan yang tepat dengan antibbiotik. Jika dibiarkan, kedua penyakit menular seksual ini dapat memicu infeksi serius pada organ reproduksi wanita.
3.Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih
Keputihan jenis ini merupakan keputihanyang disebabkan oleh trikomoniasis yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh suatu parasit. Biasanya Miss V yang mengalami keputihan jenis ini akan mengeluarkan lendir dan lendir ini biasanya berjumlah banya, berbau amis, dan disertai rasa perih saat buang air kecil. Pembengkakan dan gatal-gatal di sekitar vagina juga dialami penderita trikomoniasis. Infeksi ini dapat diobati dengan antibiotik.
4.Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital
Keputihan ini merupakan keputihan yang disebabkan karena suatu penyakit yaitu herpes genetal. Oleh karena itu keputihan jenis ini dapat mengakibatkan munculnya lepuhan atau luka seperti sariawan yang terasa sakit di sekitar organ intim. Metode pengobatannya bisa dengan mengonsumsi tablet antivirus. Penyakit ini berpotensi untuk kambuh di masa yang akan datang.
5.Keputihan dengan lendir berwarna merah muda
Jenis keputihan ini disebabkan oleh proses peluruhan dinding rahim setelah wanita melahirkan.
6.Keputihan dengan lendir yang cair atau berwarna putih dengan rasa gatal
Merupakan keputihan yang dipicu oleh infeksi jamur atau ragi sehingga dapat menyebabkan munculnya lendir yang cair atau berwarna putih seperti susu kental, tapi tanpa bau yang menyengat. Gejala lain yang biasanya menyertai keputihn ini adalah rasa gatal dan rasa perih di sekitar vagina yang sangat mengganggu. selain itu keputihan jenis ini juga dapat menyebabkan rasa sakit ketika berhubungan seks. Infeksi ini tidak menular melalui hubungan seks dan umum dialami oleh sebagian besar wanita. Pengobatannya dapat dilakukan dengan obat antijamur yang dijual bebas di apotek.
7.Keputihan dengan lendir berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis
Perubahan keseimbangan pada jumlah bakteri normal di vagina dapat menyebabkan infeksi vaginosis bakteri. Lendir keputihan yang muncul akan berbau amis dan berwarna putih atau abu-abu, tapi tidak disertai rasa gatal atau iritasi. Ini juga termasuk infeksi yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seks. Infeksi ini dapat ditangani dengan antibiotik.
Semoga bermanfaat 😉

Bidan Oveeta_29